Panen Raya Kopi Dimulai di Dusun Kembang Kuning
Kelompok tani menargetkan hasil panen tahun ini naik dibanding musim sebelumnya berkat cuaca yang lebih stabil.
Kabupaten Lombok Tengah · NTB
Antara air terjun yang tak pernah kering dan sawah berundak yang menghijau — begini kehidupan warga di gerbang selatan Gunung Rinjani.
Aik Berik, dalam bahasa Sasak berarti "air jernih" — nama yang lahir dari mata air pegunungan yang mengalir tanpa henti sepanjang tahun.
Desa ini berada di lereng selatan Gunung Rinjani, memisahkan dataran tinggi berhawa sejuk dari hamparan sawah di bawahnya. Sebagian besar warga menggantungkan hidup pada pertanian, perkebunan kopi, dan belakangan ini, wisata alam.
Delapan dusun tersebar mengikuti kontur lembah, masing-masing dengan karakter sendiri — dari sentra kopi di Kembang Kuning hingga dusun terdekat dengan jalur air terjun.
Visi Desa
Ekonomi desa bertumpu pada kombinasi wisata alam dan hasil bumi — dua hal yang sama-sama butuh dijaga agar terus memberi.
Benang Kelambu & Benang Stokel mengalir sepanjang tahun dari lereng Rinjani, jadi tujuan wisata utama desa.
Sawah berundak dan kebun sayur dataran tinggi menjadi sumber penghidupan sebagian besar warga.
Kopi robusta dan arabika ditanam warga di lereng bukit, diolah kelompok tani menjadi produk siap jual.
Jalur selatan menuju kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani melewati wilayah desa.
Kelompok tani menargetkan hasil panen tahun ini naik dibanding musim sebelumnya berkat cuaca yang lebih stabil.
Akses jalan setapak menuju air terjun kini lebih ramah bagi pengunjung dan kelompok sadar wisata.
Sebanyak 24 pemuda desa mengikuti pelatihan pemanduan dan keselamatan wisata alam.